MUTHOHARROH

Sabtu, 09 Mei 2015

oppa


Fakta tentang Leeteuk



1. 박정수 adalah Hangeul untuk Park Jungsu. Dan 이특 adalah Hangeul untuk Leeteuk.
2. Lahir pada tanggal 1 Juli 1983. Bergolongan darah A. Tingginya 176.
3. Leeteuk pernah bilang karena banyaknya member di grup kami, akhirnya kami rapat untuk mencari solusi. Akhirnya disepakati kalau kami semua belajar jurus mandi kilat. Karena kami harus mandi secepat kilat, maka bila waktunya habis kami langsung menendang keluar member yang masih berkeramas di kamar mandi. Meski badan dan kepala mereka masih penuh busa sabun mereka harus tetap keluar dan antri lagi menunggu giliran.
4. Kata Siwon, Leeteuk itu punya 2 kepribadian. Kadang mainly. Kadang gejenya gak ketulungan. Jadi kalau anak-anak SJ lagi bete, mereka suka deket-deket Teuki biar ketawa. Kalau deket-deket Eunhyuk suka dijaili
Diposting oleh Unknown di 14.04 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: leeteuk

a s laksana

 


A.S. Laksana

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa
A.S. Laksana (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 25 Desember 1968; umur 46 tahun) adalah seorang sastrawan, pengarang, kritikus sastra, dan wartawan Indonesia yang dikenal aktif menulis cerita pendek di berbagai media cetak nasional di Indonesia. Ia belajar bahasa Indonesia di IKIP Semarang dan ilmu komunikasi di FISIP Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ia juga menjadi salah satu pendiri majalah Gorong-Gorong Budaya.
Laksana pernah menjadi wartawan Detik, Detak, dan Tabloid Investigasi. Selanjutnya, ia mendirikan dan mengajar di sekolah penulisan kreatif Jakarta School. Kini ia aktif di bidang penerbitan. Kumpulan cerita pendeknya yang berjudul Bidadari yang Mengembara terpilih sebagai buku sastra terbaik 2004 versi Majalah Tempo.

Karya fiksi

  • Bidadari yang Mengembara, kumpulan cerita pendek (KataKita, 2004)
  • Cinta Silver, novel adaptasi dari film Cinta Silver (Gagas Gasmedia, 2005)

Karya non-fiksi

  • Creative Writing: Tips dan Strategi Menulis Cerpen dan Novel (Mediakita, 2007)
  • Podium DeTik (Sipress, 1995)
  • Skandal Bank Bali (Detak, 1999)

Pranala luar

  • Ruang Berbagi, blog pribadi.
  • Bidadari yang Mengembara, berisi cerpen dari Bidadari yang Mengembara.
  • Jakarta School
Kategori:
  • Orang hidup berusia 47
  • Tanggal kelahiran 25 Desember
  • Kelahiran 1968
  • Sastrawan Indonesia
  • Tokoh dari Semarang
  • Tokoh Jawa Tengah
  • Tokoh Jawa

Menu navigasi

  • Buat akun baru
  • Masuk log
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Versi terdahulu
  • Halaman Utama
  • Perubahan terbaru
  • Peristiwa terkini
  • Halaman baru
  • Halaman sembarang

Komunitas

  • Warung Kopi
  • Portal komunitas
  • Bantuan

Wikipedia

  • Tentang Wikipedia
  • Pancapilar
  • Kebijakan
  • Menyumbang
  • Hubungi kami
  • Bak pasir

Bagikan

  • Facebook
  • Google+
  • Twitter

Cetak/ekspor

  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak

Perkakas

  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Halaman istimewa
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Item di Wikidata
  • Kutip halaman ini

Bahasa

Sunting interwiki
  • Halaman ini terakhir diubah pada 25 Desember 2013, pukul 06.24.
Diposting oleh Unknown di 14.01 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: penulis

vidi aldiano

Vidi Aldiano (lahir di Jakarta, 29 Maret 1990; umur 25 tahun; terlahir dengan nama Oxavia Aldiano) adalah seorang penyanyi Indonesia. Vidi telah mengeluarkan album yang berjudul Pelangi di Malam Hari, Lelaki Pilihan dan Yang Kedua. Vidi juga pernah mengikuti festival Java Jazz 2005. Vidi juga membawakan beberapa lagu daur ulang berjudul Cinta Jangan Kau Pergi yang pernah dipopulerkan oleh Sheila Madjid dan Nuansa Bening yang dipopulerkan oleh Keenan Nasution. Vidi Aldiano dipercaya oleh Susilo Bambang Yudhoyono untuk membawakan lagu ciptaannya yang berjudul Jiwaku Terang Di Malam Itu.[1] Vidi Aldiano memiliki fans club bernama VIDIES.
Ia memulai debut aktingnya dalam Drama musikal Stereo (serial televisi), yang ditayangkan di stasiun televisi NET.

Daftar isi

  • 1 Latar belakang
  • 2 Diskografi
  • 3 Album studio
  • 4 Album mini
  • 5 Lagu
  • 6 Iklan
  • 7 Pendidikan
  • 8 Pranala luar
  • 9 Referensi

Latar belakang

Vidi yang berdarah Minangkabau ini dibesarkan dalam keluarga yang mempunyai apresiasi tinggi akan musik. Ia mahir bermain piano sejak usia 3 tahun, melalui bimbingan ibunya yang merupakan guru piano.
Di usia 2,5 tahun, ia sudah meraih juara kedua menyanyi untuk tingkat kanak-kanak. Jadilah semenjak di sekolah dasar Vidi diandalkan sebagai duta kesenian sekolah.
Diposting oleh Unknown di 13.59 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: vidi va

konser suju

akarta, CNN Indonesia -- Konser boy band Korea, Super Junior baru akan dimulai pukul 14.00 WIB. Namun gedung konser Super Junior di ICE, BSD, sudah penuh dengan para penggemarnya, ELF.

ELF sudah memenuhi gedung konser sejak pagi hari. Penggemar yang didominasi anak muda ini rela berbaris dan berdesakan demi bisa masuk ke dalam arena konser.

Antrean tak cuma terlihat di luar arena gedung konser. Namun antrean yang mengular di luar gedung nyatanya akibat adanya antrean penggemar di dalam gedung.


Pilihan Redaksi
  • 10 Pasal Wajib untuk Menonton Aksi Super Junior di Jakarta
  • SuJu Menyapa Penggemar di Indonesia Jelang Konser
  • Ke Indonesia, SuJu akan Disuguhi Penganan Seblak
  • Konser SuJu di Indonesia, 'Hadiah' untuk Siwon
"Yang di dalam gedung mah sudah ngantre dari kemarin. Habis tukar tuker tiket kemarin, langsung pada ngantre," ucap salah satu ELF dari Depok kepada CNN Indonesia di ICE BSD, Minggu (3/5).

Para penggemar rela berdesakan demi bisa melihat idola mereka dari dekat. Keinginan yang menggebu untuk bisa masuk lebih dulu ini membuat penggemar yang masih mengantre di luar gedung jadi makin tak sabar.

Mereka bersama-sama menggedor pintu kaca gedung agar segera dibuka. "Buka, buka," seru mereka kompak.

Aksi dorong tak terhindarkan antara penggemar dan pihak keamanan. Pihak keamanan masih bersikeras untuk menahan penggemar agar tak langsung masuk bersamaan. Sayang saking cintanya pada Super Junior mereka tak mengindahkan peringatan tersebut.

Semakin siang, para penggemar pun semakin banyak yang datang ke area konser untuk menyaksikan Super Junior beraksi di Super Show 6.

(chs/vga)
Artikel Terkait
  • Sabtu, 02/05/2015 10:13
    Jatuh di Panggung Britney Spears Tak Ditolong Penari Latarnya
  • Rabu, 29/04/2015 14:39
    BIGBANG Siap Rilis Lagu Baru Setiap Bulan
  • Rabu, 29/04/2015 09:11
    Festival Musik Glastonbury Tercemar Aksi Cabul
  • Selasa, 28/04/2015 09:33
    Nikki Sixx 'Motley Crue': Reuni Band Demi Uang, Bukan Musik
Artikel Lainnya
  • Sabtu, 09/05/2015 10:50
    Lala Karmela, Musisi Mainstream yang Tak Takut ke Jalur Indie
  • Jumat, 08/05/2015 17:57
    Esok, /Rif 'Nge-rock' di Kanada
  • Jumat, 08/05/2015 14:45
    Sebelum ke Indonesia, Katy Perry Mengenang Setahun Konsernya
  • Jumat, 08/05/2015 13:50
    Video Klip 'Bad Blood' Taylor Swift untuk Sindir Katy Perry?
Browser anda tidak mendukung iFrame
0 Komentar
Terpopuler
  • Lala Karmela, Musisi Mainstream yang Tak Takut ke Jalur Indie
    Sabtu, 09/05/2015 10:50 WIB
    Lala Karmela, Musisi Mainstream yang Tak Takut ke Jalur Indie
  • Video Klip 'Bad Blood' Taylor Swift untuk Sindir Katy Perry?
    Jumat, 08/05/2015 13:50 WIB
    Video Klip 'Bad Blood' Taylor Swift untuk Sindir Katy Perry?
  • Pernikahan, 'Biang Keladi' Melarnya Tubuh George Clooney
    Jumat, 08/05/2015 15:33 WIB
    Pernikahan, 'Biang Keladi' Melarnya Tubuh George Clooney
  • Justin Bieber akan 'Panaskan' Panggung Gulat WWE
    Jumat, 08/05/2015 08:10 WIB
    Justin Bieber akan 'Panaskan' Panggung Gulat WWE
  • Sebelum ke Indonesia, Katy Perry Mengenang Setahun Konsernya
    Jumat, 08/05/2015 14:45 WIB
    Sebelum ke Indonesia, Katy Perry Mengenang Setahun Konsernya
CNN Video
  • Avengers: Age of Ultron Masih Mencengkeram Layar Bioskop
  • Konser Tanpa Batas Mariah Carey
  • CNN Goes To Campus di Universitas Multimedia Nusantara
  • Film Indonesia Menembus Festival Film Cannes
  • Keseruan CNN Indonesia Goes To Campus di Telkom University
  • Teror Jurassic World Mulai Mengintai Dunia Maya
Diposting oleh Unknown di 13.57 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: for elf

Sabtu, 25 April 2015

donload lagu mp3
Diposting oleh Unknown di 14.31 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

radit





Raditya Dika (lahir di Jakarta, 28 Desember 1984; umur 30 tahun[1]), akrab dipanggil Radith, adalah seorang penulis asal Indonesia. Di Indonesia, Raditya Dika dikenal sebagai penulis buku-buku jenaka. Tulisan-tulisan itu berasal dari blog pribadinya yang kemudian dibukukan. Buku pertamanya berjudul Kambing Jantan masuk kategori best seller.[1] Buku tersebut menampilkan kehidupan Dikung (Raditya Dika) saat kuliah di Australia.[butuh rujukan] Tulisan Radith bisa digolongkan sebagai genre baru.[butuh rujukan] Kala ia merilis buku pertamanya tersebut, memang belum banyak yang masuk ke dunia tulisan komedi.[1] Apalagi bergaya diari pribadi (personal essay).[1]

Daftar isi

  • 1 Karya
  • 2 Perjalanan dan pemikiran
  • 3 Pendidikan
  • 4 Karya tulis
    • 4.1 Komik (bersama Adriano Rudiman)
  • 5 Filmografi
    • 5.1 Film
      • 5.1.1 Pemeran
      • 5.1.2 Penulis skenario
      • 5.1.3 Sutradara
    • 5.2 Sitkom
  • 6 Acara TV
  • 7 Iklan
  • 8 Referensi
  • 9 Pranala luar

Karya

Karya pertama yang mengangkat namanya adalah buku berjudul Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh (2005).[2] Buku ini menceritakan kehidupan Radith ketika masih berkuliah di Adelaide, Australia.[butuh rujukan] Cerita yang dibawakan Radith adalah kisah-kisahnya sebagai pelajar Indonesia yang berkuliah di luar negeri.[3] Buku ini ditampilkan dalam format diary (buku harian).[butuh rujukan] Seluruh cerita dalam karyanya tersebut berasal dari blog pribadi terdahulu milik Radith, www.kambingjantan.com, yang sekarang menjadi www.radityadika.com.[1]
Buku keduanya berjudul Cinta Brontosaurus, diterbitkan pada tahun 2006.[4] Hampir sama dengan buku sebelumnya, cerita-cerita dalam buku ini berasal dari kisah keseharian Radith.[4] Namun, buku kedua ini menggunakan format cerita pendek (cerpen) yang bercerita mengenai pengalaman cinta Radith yang sepertinya selalu tidak beruntung.[4] Isi dari buku ini meliputi kisah dari sewaktu Radith mengirim surat cinta pertama ke teman saat SD, hingga pengalaman Radith memerhatikan kucing Persia-nya yang jatuh cinta dengan kucing kampung tetangganya.[4]
Buku ketiganya yang berjudul Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa terbit pada tanggal 29 Agustus 2007.[5] Buku ketiga ini mengisahkan Radith yang pernah menjadi badut Monas dalam sehari, mengajar bimbingan belajar, lalu saat Radith dikira hantu penunggu WC, sampai cerita mengenai kutukan orang NTB.[5] Sementara, buku keempatnya berjudul Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang terbit pada bulan April 2008.[1]
Ia juga bermain dalam film yang diangkat dari pengalaman hidupnya, Kambing Jantan: The Movie.[6] Pada pertengahan bulan November 2009, melalui situs resminya, Radith mengumumkan bahwa buku kelimanya yang berjudul Marmut Merah Jambu akan segera terbit dengan jadwal edar sementara pada bulan Desember 2009.[1] Namun pada pertengahan bulan Desember silam, Radith kembali lewat situs resminya menyatakan bahwa buku kelimanya tersebut masih mengalami sedikit perubahan dan juga penambahan cerita pada beberapa bagian, sehingga kemungkinan besar penerbitan buku tersebut akan mundur beberapa waktu.[1] Melalui situs resmi pribadinya pada bulan Oktober 2011 ini Raditya Dika juga mengumumkan bahwa bukunya yang berjudul Manusia Setengah Salmon akan segera terbit tanggal 24 Desember 2011. Di situs itu Raditya Dika membuat countdown pada blognya agar para penggemarnya ingat tanggal terbit buku Manusia Setengah Salmon.

Perjalanan dan pemikiran

Raditya Dika dalam sebuah acara talkshow.
Radith mengawali keinginan untuk membukukan catatan hariannya di blog pribadinya saat ia memenangi Indonesian Blog Award.[7] Radith juga pernah meraih Penghargaan bertajuk The Online Inspiring Award 2009 dari Indosat.[7] Dari pengalaman itu, ia mencetak tulisan-tulisannya di blog kemudian ia menawarkannya ke beberapa penerbit untuk dicetak sebagai buku. Awalnya banyak yang menolak, tapi kemudian ketika ia ke Gagasmedia, sebuah penerbit buku, naskah itu diterima, meski harus presentasi dahulu.[1]
Radit sukses menjadi penulis dengan keluar dari arus utama (mainstream).[butuh rujukan] Ia tampil dengan genre baru yang segar.[1] Yang membuat ia berbeda dari penulis lain adalah ide nama binatang yang selalu ia pakai dalam setap bukunya. Dari buku pertama hingga terbaru, semua judulnya mengandung nama binatang.[butuh rujukan] Bagi Radith, ini adalah selling point-nya.[1]
Menurutnya, sebagai penulis tetap harus memiliki inovasi.[butuh rujukan] Sebenarnya, pada bulan-bulan pertama, buku pertamanya tidak terlalu laku.[butuh rujukan] Ini, menurut Radith, adalah risiko masuk dalam genre baru.[butuh rujukan] Radith kemudian gencar berpromosi di blog yang ia kelola.[1] Selain itu ia juga gencar promosi dari mulut ke mulut (word of mouth).[1] Radith meminta pembacanya untuk berfoto dengan buku pertamanya itu kemudian dikirim ke Radith.[butuh rujukan] Jadilah ini sebuah strategi pemasaran yang bisa mengelola pembaca sebagai target pasarnya.[1] Menurut Radith, dalam menulis, tidak serta-merta setelah buku terbit, urusan selesai.[butuh rujukan] Kemudian, pemasaran diserahkan kepada penerbit.[1]
Sebaliknya, penulis seharusnya juga menjadi pemasar bagi bukunya sendiri karena sebenarnya penulis juga seniman.[butuh rujukan] Penulis yang kreatif akan menjadikan bukunya sebagai produk yang baginya harus bisa laku di pasaran.[butuh rujukan] Meskipun pada dasarnya buku adalah bukan barang komersial, tetapi memandang buku sebagai sebuah produk berilmu yang pelu dipasarkan adalah sebuah hal yang perlu dilakukan saat ini.[1]
Menjadi penulis sukses bukan berarti tidak ada hambatan.[1] Menurut Radith, hambatan bukan hanya dari industri buku, melainkan juga dari hal-hal yang sifatnya diagonal.[butuh rujukan] Artinya, lawan dari industri buku bisa jadi bukan industri buku lain tapi industri lain yang sebenarnya tidak berhubungan sama sekali seperti hiburan (entertainment), makanan, dan lain-lain.[1] Sebagai contoh, bila ada anak muda memiliki uang 50.000 rupiah, belum tentu ia akan membelanjakannya untuk buku.[butuh rujukan] Bisa jadi uang itu digunakan untuk menonton film di bioskop atau membeli makanan cepat saji.[butuh rujukan] Dan yang jelas, buku bukan pilihan utama.[1]
Bagi Radith hal ini memang sudah lazim.[butuh rujukan] Yang perlu dilakukan adalah terus berkreasi dan bertindak kreatif.[1] Baginya, kompetisi yang ada adalah kunci untuk berinovasi.[butuh rujukan] Tekanan kompetitor bisa menjadi motivasi untuk terus memberikan ide-ide baru dan menggali kemampuan.[1]
Radith kini meneruskan studinya di Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Indonesia. Selain itu, kini ia berkarier di penerbit buku Bukune,Radith bertindak sebagai direktur juga sebagai direktur dan pemimpin redaksi. Tepat pada hari ulang tahunnya Raditya merayakannya bersama ratusan penggemarnya RDL (Raditya Dika Lovers) di Taman Mini Indonesia Indah.[1]
Berkat adanya Raditya Dika, komedi tunggal Indonesia tidak lagi kuno. Ia memiliki prinsip bahwa Komedi itu sebagian dari hidupnya. Karena komedi bisa membawa karirnya ke jenjang yang lebih baik.

Pendidikan

  • SMP Tarakanita
  • SMU 70 Bulungan
  • University of Adelaide
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Jurusan Ilmu Politik

Karya tulis

Novel
  • 2005 - Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh
  • 2006 - Cinta Brontosaurus
  • 2007 - Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa
  • 2008 - Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang
  • 2010 - Marmut Merah Jambu
  • 2011 - Manusia Setengah Salmon
  • 2015 - Koala Kumal

Komik (bersama Adriano Rudiman)

  • 2008 - Kambing Jantan
  • 2011 - Kambing Jantan 2
  • 2015 - Koala Kumal

Filmografi

Film

Pemeran

  • Kambing Jantan: The Movie (2009)
  • Cinta Brontosaurus (2013)
  • Cinta Dalam Kardus (2013)
  • Manusia Setengah Salmon (2013)
  • Marmut Merah Jambu (2014)
  • Malam Minggu Miko The Movie (2014)

Penulis skenario

  • Maling Kutang (2009)
  • Cinta Brontosaurus (2013)
  • Manusia Setengah Salmon (film) (2013)
  • Marmut Merah Jambu (2014)

Sutradara

  • Marmut Merah Jambu (2014)
  • Malam Minggu Miko The Movie (2014)

Sitkom

  • Malam Minggu Miko
  • Comic Story

Acara TV

  • Comic Action (Kompas TV) sebagai Host
  • Stand Up Comedy Indonesia (Kompas TV) sebagai Juri
  • Galau Nite (Metro TV) sebagai Biang Galau

Iklan

Beberapa iklan TV yang pernah ia bintangi adalah:
  • Oxy
  • You C-1000 Vitamin Water
  • Mie Sedaap Cup
  • Ambi Pur

Referensi

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v "Raditya Dika: "Binatang" adalah Identitas Saya". Majalah Innovation Indonesia, Edisi 002/ Agustus 2009
  2. ^ Raditya Dika, diakses pada 8 Februari 2008
  3. ^ Dika, Raditya. 2005. Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh. Jakarta: Gagasmedia.
  4. ^ a b c d Dika, Raditya. 2006. Cinta Brontosaurus. Jakarta: Gagasmedia.
  5. ^ a b Dika, Raditya. 2007. Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa. Jakarta: Gagasmedia.
  6. ^ Rudi Soedjarwo Angkat Blog Ke Layar Lebar, 8 Februari 2008
  7. ^ a b "Tiga Peraih Online Inspiring Award". http://teknologi.vivanews.com/news/read/122453-tiga_peraih_online_inspiring_award_2009. (diakses 6 April 2010)

Pranala luar

  • (Indonesia) Situs web resmi Raditya Dika
  • (Profil) Raditya Dika di Twitter
  • (Indonesia) Profil di KapanLagi.com
  • (Profil) Raditya Dika di Facebook
  • (Profil) Raditya Dika di Instagram
Diposting oleh Unknown di 13.55 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: penulis

Sabtu, 18 April 2015

grafik

grafik

Diposting oleh Unknown di 15.30 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: les kom

resep makanan

Diposting oleh Unknown di 14.24 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: makanan indo
Biografi R.A Kartini - Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April tahun 1879 di kota Jepara, Jawa Tengah. Ia anak salah seorang bangsawan yang masih sangat taat pada adat istiadat. Setelah lulus dari Sekolah Dasar ia tidak diperbolehkan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi oleh orangtuanya. Ia dipingit sambil menunggu waktu untuk dinikahkan. Kartini kecil sangat sedih dengan hal tersebut, ia ingin menentang tapi tak berani karena takut dianggap anak durhaka. Untuk menghilangkan kesedihannya, ia mengumpulkan buku-buku pelajaran dan buku ilmu pengetahuan lainnya yang kemudian dibacanya di taman rumah dengan ditemani Simbok (pembantunya).

Akhirnya membaca menjadi kegemarannya, tiada hari tanpa membaca. Semua buku, termasuk surat kabar dibacanya. Kalau ada kesulitan dalam memahami buku-buku dan surat kabar yang dibacanya, ia selalu menanyakan kepada Bapaknya. Melalui buku inilah, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir wanita Eropa (Belanda, yang waktu itu masih menjajah Indonesia). Timbul keinginannya untuk memajukan wanita Indonesia. Wanita tidak hanya didapur tetapi juga harus mempunyai ilmu. Ia memulai dengan mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajarkan tulis menulis dan ilmu pengetahuan lainnya. Ditengah kesibukannya ia tidak berhenti membaca dan juga menulis surat dengan teman-temannya yang berada di negeri Belanda. Tak berapa lama ia menulis surat pada Mr.J.H Abendanon. Ia memohon diberikan beasiswa untuk belajar di negeri Belanda.

Beasiswa yang didapatkannya tidak sempat dimanfaatkan Kartini karena ia dinikahkan oleh orang tuanya dengan Raden Adipati Joyodiningrat. Setelah menikah ia ikut suaminya ke daerah Rembang. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Ketenarannya tidak membuat Kartini menjadi sombong, ia tetap santun, menghormati keluarga dan siapa saja, tidak membedakan antara yang miskin dan kaya.

Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, Soesalit Djojoadhiningrat, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.. Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis. Setelah Kartini wafat, Mr.J.H Abendanon memngumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada para teman-temannya di Eropa. Buku itu diberi judul “DOOR DUISTERNIS TOT LICHT” yang artinya “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Saat ini mudah-mudahan di Indonesia akan terlahir kembali Kartini-kartini lain yang mau berjuang demi kepentingan orang banyak. Di era Kartini, akhir abad 19 sampai awal abad 20, wanita-wanita negeri ini belum memperoleh kebebasan dalam berbagai hal. Mereka belum diijinkan untuk memperoleh pendidikan yang
Diposting oleh Unknown di 13.34 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

mumut

temanku

  • ganjar
  • tia
  • yanti
  • laily
  • ilya
  • mega
  • mubin

kalender

mumut

anda bisa memasukkan teks atau bahkan kode html disini
- See more at: http://www.seoterpadu.com/2015/01/7-cara-mempercantik-tampilan-blog.html#sthash.faEau27b.dpuf

Translate

Arsip Blog

  • ▼  2015 (35)
    • ▼  September (1)
      • bahagia
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (19)
    • ►  April (7)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Tema Tanda Air. Diberdayakan oleh Blogger.